GuidePedia

0
Kisah Syarifuddin Khalifah, Bocah Ajaib Afrika yang Mengislamkan Ribuan Orang
Kisah Syarifuddin Khalifah, Bayi Ajaib Afrika yang Mengislamkan Ribuan Orang - Islam merupakan agama rahmatan lil'alamin, rahmat bagi semesta alam. Dalam perkembangan agama islam diiringi dengan berbagai kisah unik yang muncul dari berbagai belahan dunia, karena islam adalah agama universal. Salah satu kisah unik yang perlu kita cermati adalah kisah seorang bocah bernama Syarifuddin Khalifah. Syarifuddin Khalifah adalah bocah ajaib dari Afrika yang telah berhasil mengislamkan ribuan orang. Salah satu keajaibannya adalah bisa menghafal Alquran dalam usia 1,5 tahun, Subhanallah.

Selain itu Syarifuddin Khalifah sudah bisa melaksanakan sholat lima waktu padahal bocah ini terlahir dari keluarga non muslim. Pada usia 5 tahun bocah ini sudah menguasai lima bahasa asing dengan lancar dan pada usia itu juga telah mengislamkan sekitar ribuan orang. Itulah kelebihan Syarifuddin Khalifah, balita yang mengislamkan ribuan orang sehingga banyak membuat orang tidak percaya dan bocah itu dinamakan bocah ajaib karena memiliki kelebihan yang sangat hebat. Bagaimana ceritanya ?, yuk simak kisah bocah ajaib Syarifuddin Khalifah berikut ini.

Syarifuddin Khalifah merupakan seorang anak yang dilahirkan di Tanzania-Afrika pada tahun 1993. Mayoritas penduduk negara itu beragama Katolik dan orang tua Syarifuddin Khalifah yaitu Francis Fudinkira dan Domisia Kimaro juga seorang katolik, jadi Syarifuddin Khalifah terlahir dikelurga non muslim yaitu katolik.

Sebagai seorang Katolik, orang tua Syarifuddin Khalifah harus melakukan ritual-ritual keagamaan dalam menyambut buah hati mereka, salah satu ritual keagamaan yang harus mereka jalankan adalah pembaptisan anak mereka yang bertujuan untuk mensucikan dan mensahkan anak mereka untuk menjadi seorang Katolik. Namun dalam acara pembaptisan itu terjadi suatu keanehan yaitu sebelum naik ke altar bayi Syarifuddin Khalifah mengucapkan sesuatu kepada ibunya agar dirinya tidak dibaptis karena dia adalah hamba yang beriman kepada Allah. Mendengar hal itu orang tua Syarifuddin Khalifah sangat panik karena mana mungkin seorang bayi dapat berkata seperti itu dan mereka membatalkan ritual baptis terhadap anaknya itu.

Menginjak usia 2 bulan bayi Syarifuddin Khalifah menangis terus menerus tidak mau minum ASI ibunya meskipun ibunya selalu memaksanya untuk minum ASI karena takut bayinya akan kekurangan gizi. Namun meskipun Syarifuddin Khalifah tidak minum ASI, bayi ini tidak mengalami kekurangan gizi dan dinyatakan sehat. Bayi-bayi pada umumnya akan belajar berkata-kata seperti kata “ma”, namun bayi Syarifuddin Khalifah sangat berbeda. Bayi ini mengeja kata-kata aneh menurut orang tuanya dan ternyata kata-kata itu adalah penggalan dari ayat Al-Qur’an. Melihal hal ini maka orang tua bocah ajaib ini memberikan nama Syarifuddin Khalifah kepadanya dan mereka mendapatkan hidayah untuk memeluk agama Islam.

Kejaiban selanjutnya adalah Syarifuddin Khalifah dapat melakukan sholat dan hafal Al-Qur’an ketika berusia 1,5 tahun dan bahkan dia adalah anak 5 tahun yang mampu mengislamkan ribuan orang Afrika. Kisah Syarifuddin Khalifah ini sangat menggemparkan dunia, banyak orang yang ingin melihat langsung bagimana sosok bocah ajaib ini. Di usia 5 tahun bocah ini telah banyak berdakwah mengelilingi Tanzania dan telah banyak mengislamkan orang-orang disana. Syarifuddin Khalifah kini dewasa, bayi ajaib non-Muslim Afrika.

Selain dapat menghafal Al-Qur’an, Syarifuddin Khalifah juga dapat menghafal isi Bible yaitu kitab suci agama Katolik. Dalam setiap dakwahnya bocah ini dapat menjawab dan menjelaskan secara detil dengan pandangan Al-Qur’an dan juga Bible, hal inilah yang membuat banyak orang mulai mendapatkan hidayah dan akhirnya memeluk agama Islam. Itulah beberapa informasi seputar Syarifuddin Khalifah, bayi ajaib Afrika yang mengislamkan ribuan orang.

Demikianlah kisah Syarifuddin Khalifah, bocah ajaib dari Afrika yang telah berhasil mengislamkan ribuan orang. Semoga kisah diatas bisa menambah wawasan islam Anda sehingga bisa meningkatkan iman dan taqwa Anda kepada Allah SWT, Amin.

Post a Comment

 
Top