GuidePedia

0
PERMAINAN TRADISIONAL RIAU

Porok adalah suatu permainan rakyat yang terdapat di Selat Panjang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Bengkalis serta pada lain di Kepulauan Riau. Permainan porok merupakan olahraga rakyat secara tradisional yang bersifat hiburan bagi pemain dan penonton.

Permainan porok biasanya dimainkan oleh orang-orang yang tinggal di daerah pinggiran laut yang hanyak ditanami oleh kelapa, sehingga mudah mendapatkan tempurung. Permainan ini menggunakan tempurung kelapa, di mana setiap pemain mempunyai 3 sampai 4 buah tempurung sebagai alat permainan. Peserta permainan terdi i dari 3 sampai 8 orang secara perorangan atau beregu oleh anak laki-laki, anak perempuan maupun campuran laki-laki dan perempuan yang berusia 8 sampai 40 tahun.

Terlebih dahulu semua pemain melakukan undian. Pemenang undian berhak membawa tempurung terlebih dahulu disebut penentu. Untuk permainan perorangan, undian dilakukan dengan melerengkan tempurung permainannya secara bersama-sama ke gawang pusat yang telah disepakati bersama, yang paling dekat dengan pusat adalah orang yang pertama membawa tempurungnya kemudian diikuti orang kedua, ketiga dan seterusnya. Untuk permainan beregu (berpehak), yaitu dengan mengadu tempurung kedua regu, tempurung yang terlentang adalah pihak pemenang (pehak lapang) dan tempurung yang tertelungkup adalah pihak yang kalah (penjaga).

Pihak yang kalah meletakkan tempurungnya pada daerah jaga, kemudian pemenangnya akan mengenakannya dengan tempurungnya sendiri dengan 3 tahapan yaitu melereng, mengareng dan merasuk. Bila dalam tahapan tersebut di atas pihak pemenang dapat mengenakan tempurung pihak yang kalah maka dia menyatakan "porok" dan sekaligus mendapat nilai. Saat pemenang melakukan penendangan, maka pihak yang kalah akan berusaha untuk menghalang- halangi supaya gagal dan bila pihak lawan gagal maka permainannya dinyalakan mati dan terjadi pergantian peran. Demikian permainan ini berlangsung saling bergantian dan berusaha mengumpulkan nilai sebanyak-banyaknya untuk dinyatakan sebagai pemenang dalam permainan porok.

Permainan porok masih populer di daerah-daerah terpencil dan telah jarang dijumpai di kota-kota Kepulauan Riau.

Post a Comment

 
Top