GuidePedia

0

Ibu Seperti Inilah yang Akan Ditarik Bayinya Ke Surga - Setiap wanita pasti ingin menjadi seorang ibu agar sempurnalah ia menjadi seorang wanita. Namun, tak semua wanita memiliki kesempatan untuk memiliki anugerah yang luar biasa ini. Bahkan ada sebagian wanita yang hampir mendapatkan anak tetapi mengalami keguguran atau bahkan anaknya meninggal.

Sebuah hadits oleh Ibnu Majah meriwayatkan sabda Rasulullah mengenai seorang ibu yang bersabar atas kematian anak atau bayinya maka di akhirat kelak anaknya akan menarik tali pusat sang ibu menuju surga.
Berdasarkan hadits ibu yang meninggal karena melahirkan akan ditarik ke surga oleh anaknya di atas, diketahui bahwa setiap musibah atau masalah pasti akan mendatangkan kebahagiaan jika kita menerimanya dengan sabar. Kesabaran seorang ibu yang kehilangan anaknya karena mengalami keguguran maka Rasul telah menjanjikan bahwa ia akan ditarik anaknya itu menuju surga.
Keguguran adalah sebuah peristiwa yang sangat menyedihkan dan menyakitkan, terlebih bagi mereka yang menunggu-nunggu buah hati datang di dalam rumah tangganya. Kedatangan seorang bayi akan membawa keceriaan dan kebahagiaan yang besar bagi keluarganya.
Tapi, takdir yang telah ditakdirkan oleh Allah terkadang tidak seperti yang kita inginkan. Suami istri ini akan diberikan rahmat Allah yang sangat melimpah di dalam hidupnya.

Percayalah ketika Allah memberikan suatu musibah pada hambanya, seperti seorang ibu yang telah bersabar karena kehilangan bayinya maka Allah tidak akan menyia-nyiakan kesabaran itu dan akan menggantinya dengan hadiah surga yang luar biasa.
Imbalan yang begitu besar pada golongan penghuni surga ini membuat sebagian orang salah dalam memahaminya. Sebuah hadits menjelaskan bahwa Rasulullah telah menetapkan hukuman bagi mereka yang membunuh bayi di dalam janin dengan diyat yakni memerdekakan seorang hamba sahaya, baik perempuan maupun laki-laki.

Kemudian, orang yang diberi hukuman itu bertanya apakah mereka harus membayar diyat untuk sosok manusia yang belum bisa makan, minum, bahkan tidak berteriak ataupun menangis.

Rasulullah kemudian menjawab bahwa sungguh orang yang seperti ini berbicara dengan ucapan penyair sehingga ia harus dikenakan hukuman untuk memerdekakan seorang budak baik perempuan maupun laki-laki.
Sekarang ini, banyak para ibu yang tidak lagi memiliki hati karena telah tega membunuh darah dagingnya sendiri, bahkan bayinya yang masih dalam kandungan. Berbagai alasan mereka lontarkan untuk dijadikan dasar perbuatan keji ini. Seperti sabda Allah di atas maka orang ini akan dikenakan hukuman yang sama, yakni memerdekakan seorang budak.
Ternyata hukuman yang diberikan tidak hanya diyat tetapi dosa yang begitu besar. Biasanya, orang yang ingin menggugurkan kandungannya secara sengaja adalah orang yang hamil di luar nikah. Karena kandungan ini tidak meereka inginkan, jadi mereka memutuskan untuk menggugurkan bayinya melalui aborsi. Apabila seorang wanita memiliki anak dan tidak diketahui siapa anaknya, maka berarti ia telah melakukan hubungan suami istri di luar nikah.

Berbeda dengan kisah Maryam yang memiliki anak tanpa adanya sentuhan dari laki-laki mana pun karena kehamilan Nabi Isa itu adalah rahmat besar dari Allah kepada wanita yang mulia ini. Ibu meninggal akan ditarik ke surga oleh anaknya ini merupakan kisah yang bisa kita ambil pelajarannya.
Bagi wanita yang telah melakukan zina dan membuatnya hamil, maka janganlah menambah suatu dosa dengan menggugurkan kandungan tersebut. Segeralah meminta ampun kepada Allah karena sesungguhnya perbuatan zina adalah dosa yang sangat besar.

Post a Comment

 
Top